Apalah
artinya menunggu ?
Ketika
aku tahu kau yang ku perjuangkan semakin menjauh…
Apalah
artinya cinta ?
Ketika
aku tahu kau tak pernah mencinta…
Apalah
artinya genggaman ?
Ketika
aku tahu kau dengan mudah melepaskan…
Bagi
jiwa ini, kesetiaan tidaklah mudah disaat yang slalu diharapkan selalu membuat
kecewa.
Kau
tahu… Dunia semakin sinis disaat yang ku harap berjalan pergi tanpa kalimat
terakhir.
Canda,
tawa, tegur sapa hanya menguap menjadi kenangan semata.
Tak
berarti lagi dan kau ucap apa itu yang disebut sebagai takdir.
Langit
memang luas tak bertepi pandang…
Lalu
bagaimanakah aku mengejar mimpiku ini yang kian menghilang ?
Tertatih…
Tangisanku
tumpah lirih…
Hari
ini matahari tak nampak
Tetesan
langit itu mulai terjatuh
Nafasku
mulai sesak
Pandanganku
fokus ke arah nun jauh
Selalu
ada cerita tentang sajak-sajak bersayap
Selalu
ada do’a disetiap malam yang sunyi senyap
Yang
ku hantarkan sebagai pengganti pelukan yang mendekap
Bahagiakah
?
Ceriakah
kau di sana ?
Kini…
Kepastian berjalan beriringan dengan kenyataan
Bagaimana
bisa kau sampai sebisu ini ?
Mengapa
kau memejamkan pandangan…
Lihatlah
aku di sini…
Kekasihku,
kecintaanku, idamanku…
Aku
titipkan puisi ini sebagai pengganti bunga di pusara indahmu…
Salam
rindu dariku.
Untukmu….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar