Sabtu, 25 Oktober 2014

Why ?

Saat itu, aku tak mengerti dengan sikapmu yang tiba-tiba menjadi pemarah
Aku tak mengerti... Sayang, aku terlambat mengerti...
Tapi yang lebih ku pertanyakan, dimana kamu saat aku jatuh dan terpuruk ?
Saat kesehatanku waktu itu terganggu ?
Aku tak ingat berapa bulan kau tak menghubungiku ?
Lewat e-mail saja tidak...
Apa kau tak mengkhawatirkanku ?
Mengapa kau tiba-tiba acuh ?
Apa kau bosan padaku ?
Apa kau marah, karena aku bisu padamu ?
Apa kau tertarik dengan wanita lain ?
Tahukah kamu saat itu hal negatif berdatangan ke fikiranku...
Maunya aku marah saja denganmu !
Tapi aku tak bisa...
Sekuat tenaga, aku beranikan diri bertanya tentang kabarmu ? Kau jawab seadanya dan tak kau balas menanyai kabarku...
Kau tahu, saat itu aku sedih dengan sikapmu itu...
Kisah yang kita untai, bertanda akan berakhir semua.
Ya ! Akhirnya kisah itu benar-benar berakhir...
Hingga pada akhirnya jarak dan waktu memisahkan raga kita...
Aku kecewa denganmu, aku sangat kecewa...
Mengapa kau berubah ???

Selasa, 21 Oktober 2014

Bisikkan Cinta Sang Angin~



Kenapa harus mengingat pekatnya ?
Ketika tiupan mesranya menyilaukan mata
Hingga kelembutan itu menjadikan hati lepas dari raga
Dan membuatnya menari terus dengan riang gembira. 

Ingatkah ketika hembusan dingin itu
Menyejukkan panas yang semakin membara
Kemudian membelai lembut wajah 
Ketika ia berbisik halus akan kecintaannya ?

Setiap akal kembali segar
Setelah lelap diperaduan
Kenapa harus kembali hitam yang terekam ?

Tak ingat kah engkau dengan berjuta perhatiannya ?
Berjuta kebaikannya ?
Berjuta kelembutannya ?
Berjuta kasih sayangnya ?
Atau akan hangat belaiannya ?
Harum pelukannya ?
Beserta kata-kata cintanya yang tak pernah bosan diumbar ???

Hanya karena ingin bersaing dengan bermilyar-milyar bintang di langit
Bukan kah tiupan mesra itu telah kembali hadir ?
Ketika gelombang besar pernah menghantam
Dan menghilangkannya untuk seketika
Seakan tersesat diantara ombak besar

Tapi ia kembali pada akhirnya...
Senyum dan tatapan lembut itu telah kembali
Untuk ditelusuri setiap ia terlelap dengan suara indahnya
Yang hanya kepada engkau seorang saja ia perdengarkan
Sudahi saja semua episode kelam itu !!!

Meski mungkin suatu saat akan kembali hadir
Dengan berjuta bentuk dan rupa  
Nikmati setiap kehangatannya
Syukuri apa yang telah ia hadirkan
Ketika Angin asyik membisikkan cintanya
Hadirkan senyum mu yang paling indah
Meski hati mu telah bergaris...

Sadarku...




Menyapa rindu mengalir di dalam hati.
Mengikuti liku-liku tak bertepi.
Membawa pesona dirimu dalam diri.
Atas keinginan dan rasa terbawa bersama arus sendiri.

Sederhananya kamu membuat aku mengerti bahwa cinta datang dari hati...
Indah, bersahaja, layaknya anugerah dari-Nya.
Mengalahkan dendam, mengalahkan amarah...
Menciptakan banyak imajinasi dalam logika.

Tak terpaksa tak ada yang memaksa.
Yaa... Sewajarnya saja yang aku rasa.
Mengalun bagai melodi indah di dalam asa...
Aku terbawa dalam fatamorgana-Nya yang indah.

Ini senja nan pilu namanya dikala semuanya beranjak hilang tak berarti.
Dan walau ku coba pahat semua rasa ini.
Tapi... Tetap saja kehadiranmu itu adalah semu dan sepi...

Jadi biarlah aku berkelana dengan pena yang tak terasah...
Hingga perjalanan ini kan terhenti menuju abad.
Hingga rasa ini pudar dengan sendirinya.
Dan atas kehendak-Nya...

I Will Survive

At first I was afraid, I was petrified
I kept thinking I could never live without you by my side
But then I spent so many nights
Just thinking how you'd done me wrong
I grew strong, I learned how to get along


Awalnya aku takut, aku ketakutan
Aku terus berpikir bahwa aku tak bisa hidup tanpamu di sisiku
Tapi kemudian kuhabiskan begitu banyak malam
Pikirkan betapa kau telah salah menilaiku
Aku menjadi kuat, aku belajar untuk bertahan

And so you're back from outer space
I just walked in to find you here
without that look upon your face
I should have changed my fucking lock
I would have made you leave your key
If I'd have known for just one second,
You'd be back to bother me


Dan lalu kembali dari dunia luarku
Aku masuk dan dapati kau di sini
Tanpa tatapan itu di wajahmu
Harusnya kuganti kunci bodoh itu
Aku harus membuatmu meninggalkan kuncimu
Andai aku tahu sedikit saja
Bahwa kau kan kembali menggangguku

Oh, now go walk out the door
Just turn around now, you're not welcome anymore
Weren't you the one who tried to break me with desire?
Did you think I'd crumble?
Did you think I'd lay down and die? Oh not I


Oh, kini pergilah keluar lewat pintu itu
Berpalinglah, kau tak lagi diterima
Bukankah dulu engkau orang yang dengan semangat mencoba hancurkanku?
Apakah kau kira aku akan remuk redam?
Apakah kau kira aku kan berbaring dan mati? Oh tidak

I will survive, yeah
As long as I know how to love, I know I'll be alive
I've got all my life to live, I've got all my love to give
I will survive, I will survive


Aku akan bertahan, yeah
Selama aku tahu cara mencinta, aku tahu aku kan terus hidup
Aku punya hidup yang harus dijalani, aku punya cinta yang akan kuberi
Aku akan bertahan, aku akan bertahan

It took all the strength I had just not to fall apart
I'm trying hard to mend the pieces of my broken heart
And I spent oh so many nights just feeling sorry for myself
I used to cry but now I hold my head up high


Dibutuhkan segala kekuatanku agar tidak hancur
Aku berusaha dengan keras menyulam kepingan hatiku yang hancur
Dan aku lewatkan begitu banyak malam untuk sesali diri
Dulu aku sering menangis tapi kini kutegakkan kepalaku tinggi-tinggi

And you'll see me with somebody new
I'm not that stupid little person still in love with you
And so you thought you'd just drop by and you expect me to be free
But now I'm saving all my lovin' for someone who's lovin' me


Dan kau kan melihatku bersama seseorang yang baru
Aku bukan orang bodoh yang masih mencintaimu
Dan kau kira kau mampir dan berharap aku masih sendiri
Tapi kini kusimpan seluruh cintaku untuk seseorang yang mencintaiku